Topic outline

  • Selamat Datang

    Tingkatkan kemampuan Anda dalam membaca dan menciptakan pesan visual yang efektif melalui course Level Up Visual Literacy. Dirancang khusus untuk memperkuat pemahaman dasar literasi visual, course ini akan membekali Anda dengan keahlian penting dalam menganalisis elemen-elemen visual dan menerapkannya secara strategis dalam produksi konten media sosial lembaga Anda. Dengan pondasi literasi visual yang kuat, Anda akan mampu menghasilkan konten yang lebih menarik, relevan, dan berdampak signifikan dalam mendukung upaya branding sosial media lembaga secara keseluruhan.

  • Sistem Komunikasi Digital


    Sistem Komunikasi Digital: Bongkar Rahasia Pesan yang Viral & Bermakna di Sosial Media: Pelajari bagaimana pesan bekerja di platform digital, strategi menciptakan konten yang menarik perhatian dan mudah diingat, serta cara membangun komunikasi dua arah yang efektif dengan audiens Anda di sosial media.

  • Branding Sosial Media yang Memukau


    Branding Sosial Media yang Memukau: Bangun Identitas Digital yang Tak Terlupakan: Temukan langkah-langkah strategis untuk membangun brand identity yang kuat dan konsisten di berbagai platform sosial media. Anda akan belajar cara menentukan value proposition, menciptakan persona brand, dan merancang visual yang mendukung citra brand Anda.

    • Go through the activity to the end Receive a grade

      Halo teman-teman mahasiswa! Yuk, kita eksplorasi lebih dalam tentang hakikat media. Kalian bisa mulai dengan aktivitas-aktivitas seru seperti:

      • memahami komponen komunikasi, 
      • memahami definisi media 
      • membedakan media dan alat bantu
      • mengkategorikan jenis media, dan
      • menerapkan prinsip pemilihan media

      Dengan memahami ini, kita bisa lebih kreatif dan kritis dalam memanfaatkan media di era digital. Semangat belajar, ya! 
    • Go through the activity to the end Receive a grade

      Halo teman-teman mahasiswa! Mari kita lanjutkan dan memperkaya pengetahuan kita. Selanjutnya kita eksplorasi lebih dalam tentang hakikat Multimedia. Kalian bisa mulai dengan aktivitas-aktivitas seru seperti:

      • memahami konsep multimedia, 
      • menganalisis kategori multimedia
      • membedakan media, multimedia dan multimedia interaktif

      Dengan memahami ini, kita bisa lebih kreatif dan kritis dalam memanfaatkan multimedia untuk layanan bimbingan dan konseling. Semangat belajar, ya!
  • Literasi Visual


    Melek Visual di Dunia Maya: Seni Membaca & Menciptakan Konten yang Berpengaruh: Kuasai kemampuan untuk menganalisis pesan visual yang beredar di sosial media dan pelajari prinsip-prinsip dasar dalam menciptakan konten visual yang efektif, menarik, dan mampu menyampaikan pesan dengan kuat.

    • View Go through the activity to the end

      Halo teman-teman mari kita mengupas kebutuhan materi visual/eelemen visual yang akan digunakan pada media grafis.

      Ibarat kita mau memasak kita mencari tahu dulu bahan apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkan bahan tersebut (harus membeli atau bisa minta gratis).

      Ini adalah hal yang mendasar yang harus diketahui sebelum meramu pesan visual.

  • Karakteristik Sosial Media

  • Element Visual


    Rahasia di Balik Layar Sosial Media: Memahami Elemen Visual yang Bikin Nagih!: Telusuri berbagai elemen visual yang sering digunakan di sosial media, mulai dari komposisi, layout, hingga tren desain terkini. Anda akan memahami mengapa elemen-elemen ini efektif dalam menarik perhatian dan meningkatkan engagement audiens.

  • Hati-Hati! Hak Cipta di Era Digital


    Hati-Hati! Hak Cipta di Era Digital: Lindungi Karyamu, Hargai Karya Orang Lain di Sosial Media:
    Pahami seluk-beluk hak cipta dalam konteks konten digital dan sosial media. Pelajari cara melindungi karya orisinal Anda dan bagaimana menggunakan karya orang lain secara legal dan etis di platform daring.

  • CRAP Desain

    CRAP Desain: Jurus Jitu Bikin Desain Sosial Media yang Profesional & Eye-Catching!: Kuasai empat prinsip dasar desain CRAP (Contrast, Repetition, Alignment, Proximity) yang akan membantu Anda menciptakan desain visual yang terstruktur, menarik secara visual, dan mudah dipahami untuk berbagai kebutuhan konten sosial media.

  • 20 Mantra Visual Ampuh

    20 Mantra Visual Ampuh: Bikin Konten Sosial Mediamu Banjir Like & Engagement!: Pelajari 20 prinsip visual praktis yang dapat langsung Anda terapkan dalam desain konten sosial media. Mantra-mantra ini akan membantu Anda menciptakan visual yang lebih menarik, efektif dalam menyampaikan pesan, dan berpotensi meningkatkan interaksi audiens.

  • Project Development

    • Infografis Data Sederhana (Instagram Carousel)

      Brief Proyek: "Perubahan Pola Tidur Mahasiswa"

      • Tujuan Pengukuran: Mengukur kemampuan desainer dalam mengorganisasi data secara hierarkis dan menciptakan alur baca yang intuitif (Narasi Visual) menggunakan format carousel.

      • Target Audiens: Mahasiswa dan staf akademik (usia 18-30 tahun).

      • Tema/Topik: Menyajikan 3-5 fakta sederhana tentang perubahan pola tidur mahasiswa sejak pandemi/perkuliahan online.

      • Data (Contoh):

        • Fakta 1: Rata-rata jam tidur berkurang 1.5 jam.

        • Fakta 2: Peningkatan 40% penggunaan gadget 1 jam sebelum tidur.

        • Fakta 3: 65% merasa lebih sulit berkonsentrasi di kelas pagi.

      • Prinsip Utama Literasi Visual:

        • Organisasi Visual (Proximity): Data terkait harus dikelompokkan.

        • Konsistensi: Penggunaan gaya grafis (ilustrasi, warna, chart) harus seragam di semua slide.

        • Alur Baca (Flow): Perpindahan antar-slide harus logis dan menarik (misalnya, judul di slide 1, detail di slide 2-4, kesimpulan di slide 5).

      • Spesifikasi Teknis:

        • Ukuran: 1080 x 1080 px per slide.

        • Jumlah Slide: Minimal 3, Maksimal 5.

        • Warna: Palet maksimal 3 warna utama + grayscale.

      • Output: 5 image files (PNG/JPEG) siap unggah.


    • Poster Kampanye Kesadaran (Instagram Feed Post)

      Brief Proyek: "Pentingnya Membaca Label Gizi"

      • Tujuan Pengukuran: Mengukur pemahaman desainer tentang penggunaan komposisi, kontras, dan simbolisme untuk menyampaikan pesan yang kuat dan mudah dipahami sekilas.

      • Target Audiensi: Masyarakat umum yang mulai peduli kesehatan (usia 25+).

      • Tema/Topik: Ajakan/kampanye untuk selalu membaca label informasi nilai gizi sebelum membeli makanan kemasan.

      • Pesan Kunci: "Apa yang kamu makan, menentukan siapa kamu." (atau sejenisnya).

      • Elemen Wajib:

        • Satu gambar/ilustrasi sentral yang kuat.

        • Judul/Slogan Utama (maks. 5 kata).

        • Call to Action (misalnya: #BacalahLabel).

      • Prinsip Utama Literasi Visual:

        • Komposisi: Penggunaan Rule of Thirds atau Golden Ratio untuk menempatkan elemen kunci (misalnya, label gizi atau ikon perbandingan) pada titik fokus.

        • Kontras: Kontras warna dan ukuran yang ekstrem antara pesan kunci dan latar belakang untuk daya tarik maksimal.

        • Simbolisme: Penggunaan ikon/metafora visual (misalnya, kaca pembesar, lambang tengkorak untuk gula berlebih, dll.) yang relevan.

      • Spesifikasi Teknis:

        • Ukuran: 1080 x 1350 px (Portrait).

        • Tipografi: Maksimal 2 jenis font (satu untuk judul, satu untuk detail).

      • Output: 1 image file (PNG/JPEG) siap unggah.


    • Animasi Mikro-Instruksional (Instagram Reel/Story)

      Brief Proyek: "Langkah Sederhana Mengolah Sampah Organik"

      • Tujuan Pengukuran: Mengukur kemampuan desainer dalam menggunakan gerak (motion) dan kejelasan iconography untuk menginstruksikan audiens secara cepat dan engaging.

      • Target Audiensi: Remaja dan dewasa muda peduli lingkungan (Gen Z & Millennial).

      • Tema/Topik: Tutorial 3 langkah sederhana untuk memulai pengolahan sampah organik (misalnya, membuat kompos mini).

      • Langkah (Contoh):

        • Langkah 1: Siapkan wadah & tanah.

        • Langkah 2: Masukkan sampah organik (sisa sayuran/buah).

        • Langkah 3: Tutup & diamkan.

      • Prinsip Utama Literasi Visual:

        • Gerak (Motion): Transisi harus mulus, cepat, dan mengarahkan mata tanpa jeda yang membingungkan.

        • Kejelasan Ikonografi: Setiap langkah harus direpresentasikan oleh ikon yang jelas dan universal.

        • Retorika Visual: Penggunaan visual yang memotivasi (engaging) dan persuasif untuk Call to Action di akhir.

      • Spesifikasi Teknis:

        • Durasi: Maksimal 15 detik.

        • Ukuran: 1080 x 1920 px (Vertical).

        • Gaya: Harus berbasis motion graphics (bukan video asli), boleh tanpa suara/narasi (hanya visual).

      • Output: 1 video file (MP4/GIF) siap unggah.