Topic outline

  • Selamat Datang

    Tingkatkan kemampuan Anda dalam membaca dan menciptakan pesan visual yang efektif melalui course Level Up Visual Literacy. Dirancang khusus untuk memperkuat pemahaman dasar literasi visual, course ini akan membekali Anda dengan keahlian penting dalam menganalisis elemen-elemen visual dan menerapkannya secara strategis dalam produksi konten media sosial lembaga Anda. Dengan pondasi literasi visual yang kuat, Anda akan mampu menghasilkan konten yang lebih menarik, relevan, dan berdampak signifikan dalam mendukung upaya branding sosial media lembaga secara keseluruhan.

  • Project Development

    • Infografis Data Sederhana (Instagram Carousel)

      Brief Proyek: "Perubahan Pola Tidur Mahasiswa"

      • Tujuan Pengukuran: Mengukur kemampuan desainer dalam mengorganisasi data secara hierarkis dan menciptakan alur baca yang intuitif (Narasi Visual) menggunakan format carousel.

      • Target Audiens: Mahasiswa dan staf akademik (usia 18-30 tahun).

      • Tema/Topik: Menyajikan 3-5 fakta sederhana tentang perubahan pola tidur mahasiswa sejak pandemi/perkuliahan online.

      • Data (Contoh):

        • Fakta 1: Rata-rata jam tidur berkurang 1.5 jam.

        • Fakta 2: Peningkatan 40% penggunaan gadget 1 jam sebelum tidur.

        • Fakta 3: 65% merasa lebih sulit berkonsentrasi di kelas pagi.

      • Prinsip Utama Literasi Visual:

        • Organisasi Visual (Proximity): Data terkait harus dikelompokkan.

        • Konsistensi: Penggunaan gaya grafis (ilustrasi, warna, chart) harus seragam di semua slide.

        • Alur Baca (Flow): Perpindahan antar-slide harus logis dan menarik (misalnya, judul di slide 1, detail di slide 2-4, kesimpulan di slide 5).

      • Spesifikasi Teknis:

        • Ukuran: 1080 x 1080 px per slide.

        • Jumlah Slide: Minimal 3, Maksimal 5.

        • Warna: Palet maksimal 3 warna utama + grayscale.

      • Output: 5 image files (PNG/JPEG) siap unggah.


    • Poster Kampanye Kesadaran (Instagram Feed Post)

      Brief Proyek: "Pentingnya Membaca Label Gizi"

      • Tujuan Pengukuran: Mengukur pemahaman desainer tentang penggunaan komposisi, kontras, dan simbolisme untuk menyampaikan pesan yang kuat dan mudah dipahami sekilas.

      • Target Audiensi: Masyarakat umum yang mulai peduli kesehatan (usia 25+).

      • Tema/Topik: Ajakan/kampanye untuk selalu membaca label informasi nilai gizi sebelum membeli makanan kemasan.

      • Pesan Kunci: "Apa yang kamu makan, menentukan siapa kamu." (atau sejenisnya).

      • Elemen Wajib:

        • Satu gambar/ilustrasi sentral yang kuat.

        • Judul/Slogan Utama (maks. 5 kata).

        • Call to Action (misalnya: #BacalahLabel).

      • Prinsip Utama Literasi Visual:

        • Komposisi: Penggunaan Rule of Thirds atau Golden Ratio untuk menempatkan elemen kunci (misalnya, label gizi atau ikon perbandingan) pada titik fokus.

        • Kontras: Kontras warna dan ukuran yang ekstrem antara pesan kunci dan latar belakang untuk daya tarik maksimal.

        • Simbolisme: Penggunaan ikon/metafora visual (misalnya, kaca pembesar, lambang tengkorak untuk gula berlebih, dll.) yang relevan.

      • Spesifikasi Teknis:

        • Ukuran: 1080 x 1350 px (Portrait).

        • Tipografi: Maksimal 2 jenis font (satu untuk judul, satu untuk detail).

      • Output: 1 image file (PNG/JPEG) siap unggah.


    • Animasi Mikro-Instruksional (Instagram Reel/Story)

      Brief Proyek: "Langkah Sederhana Mengolah Sampah Organik"

      • Tujuan Pengukuran: Mengukur kemampuan desainer dalam menggunakan gerak (motion) dan kejelasan iconography untuk menginstruksikan audiens secara cepat dan engaging.

      • Target Audiensi: Remaja dan dewasa muda peduli lingkungan (Gen Z & Millennial).

      • Tema/Topik: Tutorial 3 langkah sederhana untuk memulai pengolahan sampah organik (misalnya, membuat kompos mini).

      • Langkah (Contoh):

        • Langkah 1: Siapkan wadah & tanah.

        • Langkah 2: Masukkan sampah organik (sisa sayuran/buah).

        • Langkah 3: Tutup & diamkan.

      • Prinsip Utama Literasi Visual:

        • Gerak (Motion): Transisi harus mulus, cepat, dan mengarahkan mata tanpa jeda yang membingungkan.

        • Kejelasan Ikonografi: Setiap langkah harus direpresentasikan oleh ikon yang jelas dan universal.

        • Retorika Visual: Penggunaan visual yang memotivasi (engaging) dan persuasif untuk Call to Action di akhir.

      • Spesifikasi Teknis:

        • Durasi: Maksimal 15 detik.

        • Ukuran: 1080 x 1920 px (Vertical).

        • Gaya: Harus berbasis motion graphics (bukan video asli), boleh tanpa suara/narasi (hanya visual).

      • Output: 1 video file (MP4/GIF) siap unggah.